Polisi Gagalkan Pengiriman Ratusan Botol Miras Jenis Ciu

Dua orang yang diduga sebagai kurir minuman keras (miras) jenis Ciu berhasil diamankan Tim Macan Agung Polres Tulungagung pada Selasa (8/9/2020) pagi. Saat diamankan, keduanya sempat saling kejar dengan petugas.

Dengan mengendarai mobil Toyota Avanza watna hitam, pelaku yang berinisial FD dan IV ini nyaris menabrak anggota yang mencoba menghadangnya.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Ardyan Yudho menceritakan, kronologi penangkapan tersebut bermula dari informasi yang diterima petugas. Bahwasannya, akan ada pengiriman miras jenis Ciu ke wilayah hukum Polres Tulungagung.

“Ada lima anggota yang sudah membuntuti mobil tersangka sejak masuk ke wilayah Tulungagung dari arah Trenggalek,” katanya.

Saat mereka masuk ke Tulungagung lanjut Yudho, petugas langsung membuntutinya dengan motor dan mobil. Selanjutnya, anggota langsung memetakan potensi pencegatan agar tersangka bisa ditangkap.

“Hingga simpang empat Mangunsari ternyata jalur mulai ramai, saat dihadang mereka malah berusaha menabrak petugas,” jelasnya.

Yudho melanjutkan, pengejaran terus dilakukan hingga mobil tersangka mengarah ke pinggir sungai masuk Desa Mangunsari. Saat kondisnya memungkinkan, anggotanya berusaha menghadang namun pelaku berusaha menabrak anggota polisi.

"Petugas sempat memberikan tembakan peringatan, tetapi tidak digubris,” katanya.

Masih menurut Yudho, pelaku yang berusaha kembali ke jalan raya akhirya diaamanakan di sebelah timur jembatan plengkung setelah menembak ban bagian belakang dan ban bagian depan mobil pelaku.

“Usai dihentikan petugas, pelaku ini masih saja memberikan perlawanan, namun bisa dilumphkan oleh petugas,” tukasnya.

Sementara itu, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia saat konferensi pers mengungkapkan, dari dua pelaku ini pihaknya berhasil mengamankan satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam yang berisi 360 botol 1,5 liter Ciu. Pengakuan keduanya, Ciu itu diambil dari Sukoharjo Solo menuju ke Tulungagung.

“Rencananya, Ciu akan diedarkan di Tulungagung,” imbuhnya.

Kepada petugas, kedua pelaku juga mengaku sudah tiga kali ini menjadi kurir Ciu. Namun saat ini kasus tersebut masih terus didalami petugas.

“Kasus ini akan dikembangkan termasuk membongkar jaringannya. Sebab, kita sudah berkomitmen di Tulungagung zero miras,” pungkasnya.

Sementara itu dihadapan awak media, tersangka Ferdi yang mengaku sebagai sopir bangunan ini tak banyak memberikan jawaban, tersangka juga tidak menjelaskan kepada siapa barang tersebut dikirimkan.

Close
Menu