Kasus Pengeroyokan di Desa Nyawangan, Enam Orang Ditetapkan Tersangka, Polisi Terus Kejar Pelaku Lain

Memasuki hari ke-4 pasca kejadian pengeroyokan hingga menyebabkan korban (Suyatno) tewas mengenaskan, Satreskrim Polres Tulungagung akhirnya mengamankan enam orang yang diduga sebagai pelaku.

Mereka adalah BG (24) warga Kecamatan Clincing Jakarta Utara, RN (32), YS (20), SL (46), JK (21), dan PJ (45). Lima inisial terakhir adalah warga Desa Nyawangan Kecamatan Sendang.

Keenamnya ditetapkan sebagai tersangka, setelah penyidik melakukan gelar perkara pada Jum’at (25/9/2020). Dimana, perbuatannya memenuhi unsur sebagaimana pasal 170 ayat (1) dan (2) ke 3e KUHP.

“Sudah ada enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Kasatreskrim AKP Ardyan Yudo Setyantono kepada afederasi.com, Sabtu (26/9/2020).

Yudo sapaan akrab AKP Ardyan Yudo Setyantono mengatakan, keenam tersangka ini merupakan tujuh orang yang menyerahkan diri pada Jum’at pagi. Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan dan gelar perkara, ternyata enam diantaranya memenuhi unsur dalam pasal 170 ayat (1) dan (2) ke 3e KUHP.

“Keenamnya juga mengakui turut memukul dan menendang,” katanya.

Sedangkan satu orang lainnya lanjut Yudo, ia hanya diperiksa sebagai saksi. Termasuk satu orang lagi yang menyerahkan diri pada Jum’at malam, juga dipulangkan.

“Jadi sudah ada 8 orang yang menyerahkan diri, enam diantaranya ditetapkan sebagai tersangka,” imbuhnya.

Yudo melanjutkan, kepada petugas, keenam tersangka ini nekat turut mengeroyok korban karena emosi sesaat, dan hanya ikut-ikutan warga yang lain. Para tersangka menduga, korbanlah yang menyuruh anaknya untuk mencuri sepeda motor.

Masih menurut Yudo, delapan orang yang menyerahkan diri ini semua termasuk dari 14 nama yang sebelumnya dikantongi petugas. Artinya saat ini, tinggal menyisakan enam orang saja yang belum menyerahkan diri.

Disinggung, dari enam tersangka ini apakah masih ada kemungkinan penambahan tersangka, Yudo masih belum bisa memastikannya. Yang jelas, saat ini pemeriksaan masih terus berlanjut.

“Kalau dari saksi-saksi ada pelaku lain, tentu tetap akan kami kejar,” tukasnya.

Close
Menu