Jadi Budak Sabu, Warga Sembung Diamankan Polisi, Begini Kronologinya

Seorang pria berinisial IB (30), warga Kelurahan Sembung Kecamatan Tulungagung ini harus berurusan dengan anggota Satreskoba. Pasalnya, ia diduga memiliki narkotika golongan satu jenis sabu.

Tersangka tidak bisa mengelak, karena petugas menemukan satu poket sabu dengan berat 0,37 gram yang disimpan di atas almari di dalam kamarnya.

“Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres,” tegas Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas Iptu Neni Sasongko.

Dijelaskan, tertangkapnya IB ini bermula dari informasi yang diperoleh petugas dari tersangka yang sudah diamankan beberapa hari sebelumnya yakni YG (25) alias Polo warga Kelurahan Jepun. Diduga, IB ini sering membeli serbuk haram tersebut dari Polo.

“Tak mau kecolongan, petugas langsung menindaklanjuti informasi tersebut,” jelasnya.

Neni mengungkapkan, awalnya tersangka IB ini mengelak tuduhan petugas. Namun saat petugas menemukan satu poket sabu dengan berat 0,39 gram yang disembunyikan di atas almari dalam kamarnya, Ib langsung mengakuinya.

“Selain itu petugas juga menemukan sebuah alat hisap sabu (bong-red). Untuk keperluan penyidikan, tersangka langsung digelandang ke Mapolres,” ungkapnya.

Kepada petugas, IB ini mengaku sebelumnya pernah mengkonsumsi sabu kemudian juga berhasil berhenti. Namun dalam dua bulan terakhir, ia kembali ketagihan. Setiap satu poket sabu, dibeli dari Polo seharga Rp 650 ribu.

“Hasil tes urin juga positif,” terangnya.

Neni menambahkan, kini kasus tersebut masih dalam penyidikan. Pihaknya juga berupaya untuk mengembangkan kasus tersebut guna memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Tulungagung.

“Atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan pasa 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UURI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.

 

Close
Menu