6 PELANGGARAN INI JADI SASARAN OPERASI ZEBRA SEMERU 2020.

Kedisiplinan pengendara kendaraan di masa pandemi kembali menjadi sorotan Polda Jawa Timur terutama Dirlantas Polda Jawa Timur.

Setelah menggelar operasi Lantas Tertib Tangguh Semeru 2020 mulai 12 Oktober yang lalu yang kemudian diperpanjang hingga 31 Oktober mendatang, kini Ditlantas Polda Jawa Timur dan Polres jajaran kembali menggelar Operasi Zebra Semeru 2020 yang mulai dilaksanakan pada 26 Oktober hingga 08 November mendatang.

Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno mengatakan, dalam operasi Zebra Semeru 2020 kali ini pihaknya menyasar 6 jenis pelanggaran yang acap kali dilakukan oleh pengendara kendaraan bermotor.

“Sesuai arahan pimpinan, ada 6 jenis pelanggaran berlalu lintas yang akan kita pantau selama operasi berlangsung,” ujarnya.

Keenam pelanggaran tersebut adalah, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, Pengendara motor dibawah umur, Pengandara melawan arus, Pengendara yang menggunakan handphone saat berkendara, Pengemudi mobil yang tidak menggunakan safety belt dan Pengandara yang berkendara dalam pengaruh alkohol.

“Mulai dari tidak memakai helm, berkendara dibawah umur,melawan arus, tidak menggunakan safety belt dan pengemudai yang mabuk,” ungkapnya.

Berbeda dengan Operasi Lantas Tertib Tangguh Semeru 2020 yang menyasar lokasi blackspot sebagai lokasi operasi, dalam operasi zebra semeru kali ini pihaknya menyasar lokasi lokasi ramai lalu lintas mengingat ada libur panjang pada masa ops zebra semeru.

“Sasarannya selain black spot, kita akan melakukan pengamanan daerah wisata karena dalam masabops zebra ada libur panjang dan cuti bersama, untuk itu ketertiban lalu lintas dan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan harus diterapkan masyarakat, kalau tidak sangat urgent diharapkan tetap dirumah mengingat masih masa pandemi,” jelasnya.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan pengendara sepeda motor di jalan raya sekaligus untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Pihaknya berharap masyarakat bisa meningkatkan kedisiplinannya berlalu lintas di masa pandemi ini, sehingga tidak hanya terhindar dari bahaya covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan, namun juga terhindar dari potensi kecelakaan lalu lintas dengan meningkatkan kedisplinan berlalu lintas.

“Sehingga harapannya masyarakat jangan hanya menggunakan masker saja saat ini, tapi juga tetap melengkapi kelengkapan keselamatan seperti helm dalam berkendara roda dua ,” pungkasnya.

Close
Menu